Rekonstruksi Ethico Legal dalam Penafsiran Ayat-Ayat Hijab: Analisis Wacana Kritis Terhadap Seksualitas Tubuh Perempuan
Abstract
Artikel ini bertujuan membahas rekonstruksi ethico-legal dalam penafsiran ayat-ayat hijab dengan menganalisis wacana seksualitas tubuh perempuan. Hal ini dilatari oleh fakta sejarah bahwa ayat-ayat hijab sering kali dikaitkan dengan perintah bagi perempuan untuk mengenakan jilbab, sekaligus berfungsi untuk membedakan antara perempuan merdeka dan perempuan budak. Selain itu, literatur yang ada menunjukkan adanya aspek moralitas yang terkandung dalam ayat-ayat hijab yang diarahkan kepada keharusan kaum perempuan untuk memelihara etika dan moralitas saat berinteraksi di ruang publik. Melalui metode kualitatif secara deskriptif-analitis dan pendekatan kontekstualisasi Abdullah Saeed, artikel ini memberi kesimpulan bahwa pemahaman QS. al-Ahzab [33]: 59 dan QS. al-Nur [24]: 31, yang merepresentasikan ayat-ayat hijab, mengajarkan kesopanan dalam berpakaian dan berperilaku, serta melarang perempuan menunjukkan perhiasan secara berlebihan. Hijab mencerminkan tanda ketaatan sekaligus menjadi alat perlindungan dari pelecehan dan stigma. Dalam perspektif tafsir kontekstualisasi Abdullah Saeed, kedua ayat hijab tersebut menghubungkan nilai Islam dengan hak asasi manusia, mendukung perlindungan perempuan secara adil, dan mendorong hijab sebagai simbol martabat. Pendekatan ini menentang budaya patriarki yang merugikan perempuan dan membuka ruang pemahaman yang lebih adil. Hal ini sejalan dengan poin dari Pasal 28G Ayat (1) UUD 1945, di mana warga negara berhak mendapatkan perlindungan serta negara wajib menjamin penikmatan hak tanpa adanya diskriminasi dan perbedaan gender.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Al-Darwisi, Muhyiddin. I’rab Al-Qur’an Wa Bayanuhu. Beirut: Dar al-Yamamah, 2011.
Al-Ghazali, Abu Hamid Muhammad bin Muhammad. Mustashfa Min Ilmi Al-Ushul. Beirut: Daral-Kutub al-ilmiyyah, 1993.
Al-Suyuthi, Abdurrahman Jalaluddin. Al-Durr Al-Mantsur Fi Al-Tafsir Bi Al-Ma’tsur. Beirut: Dar al-Fikr, n.d.
Al-Thabari, Abu Ja’far bin Muhammad Ibn Jarir. Jami’ Al-Bayan ’an Ta’wil Ay Fi Al-Tafsir Al-Qur’an. Kairo: Dar al-Hijr, 2001.
Al-Zamakhsyari, Abu al-Qasim Mahmud bin Umar. Asas Al-Balaghah. Beirut: Dar al-Fikr, 1989.
Al-Zuhaili, Wahbah. Tafsir Al-Munir Fi Al-Aqidah Wa Al-Syariah Wa Al-Manhaj. Beirut: Dar al Fikr, 2009.
Asma Barlas. “The Qur’an and Hermeneutics: Reading the Qur’an’s Opposition to Patriarchy.” Journal of Qur’anic Studies 3, no. 2 (2000).
Asy-Syathibi, Abu Ishaq. Al-Muwafaqat. Mesir: Dar Ibn ‘Affan, 1997.
Barlas, Asma. “Believing Women” in Islam: Unreading Patriarchal Interpretations of the Qur’an. Austin: University of Texas Press, 2002.
El-Fadl, Khalid Abu. Fatwa: On Hijab (The Hair-Covering of Women) Updated Fatwa on Permissibility of Not Wearing Hijab, n.d. https://www.searchforbeauty.org/2016/01/02/fatwa-on-hijab-the-hair-covering-of-women/, Diakses 20-06-2024.
Fathony, Alvan, and Abdur Rahman Nor Afif Hamid. “Rekonstruksi Penafsiran Tentang Ayat–Ayat Aurat Perempuan Di Nusantara Perspektif Muhammad Syahrur.” Jurnal Islam Nusantara 4, no. 2 (2021). https://doi.org/10.33852/jurnalin.v4i2.222.
Hafizah, Yulia. “Fenomena Jilbab Dalam Masyarakat Kosmopolitan: Interpretasi Teks Dan Konteks Atas Ayat Jilbab.” Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora 16, no. 2 (2018). https://doi.org/10.18592/khazanah.v16i2.2336.
Inayah Rohmaniyah. Gender Dan Seksualitas Perempuan Dalam Perebutan Wacana Tafsir. Yogyakarta: Yogyakarta: SUKA Press, 2020.
Isra, Saldi. “Peran Mahkamah Konstitusi Dalam Penguatan Hak Asasi Manusia Di Indonesia.” Jurnal Konstitusi 11, no. 3 (2016). https://doi.org/10.31078/jk1131.
Jamaluddin Abi al-Fadhil Muhammad bin Makram Ibnu Mandzur. Lisan Al-’Arab. CD Room: al-Maktabah al-Syamilah, Digital, n.d.
Katsir, Abu al-Fida’ Ismail Ibn Umar Ibn. Tafsir Al-Qur’an Al-‘Adzim. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 1999.
Mawardi, Imam. “Islam Progresif Dan Ijtihadi Progresif Dalam Pandangan Abdullah Saeed.” In Islam Dalam Berbagai Pembacaan Kontemporer, edited by Tholhatul Choir and Ahwan Fanani. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.
Muhammad al-Thahir Ibn Asyur. Tafsir Al-Tahrir Wa Al-Tanwir. Tunisia: Dar al-Tunisiah, 1984.
Muhammad Ali al-Shabuni. Mukhtasar Tafsir Ayatil Ahkam. Lirboyo: Dar al-Mubatadi’in, 2017.
Muhammad Fakhruddin al-Razi. Mafatih Al-Ghaib. CD Room: al-Maktabah al-Syamilah, Digital, n.d.
Muhsin, Amina Wadud. Qur’an and Woman: Rereading the Sacred Text with a Woman Perspective. New York: Oxford University Press, 1999.
Mulia, Siti Musdah. Psychology of Fashion: Fenomena Perempuan (Melepas) Jilbab. Yogyakarta: LKiS, 2010.
Mustaqim, Abdul. Epistemologi Tafsir Kontemporer. Yogyakarta: LKis, 2010.
Najib, Aan. “Contextual Qur’an Interpretation: The Study on the Concept of ‘Hierarchy of Values’ Abdullah Saeed.” Journal of Islamic Studies and Culture 4, no. 2 (2016). https://doi.org/10.15640/jisc.v4n2a9.
Nursyifa, Sri, and Neng Hannah. “Objektifikasi Tubuh Perempuan Sebagai Akar Kekerasan Seksual.” Jaqfi: Jurnal Aqidah Dan Filsafat Islam 7, no. 2 (2022). http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/jaqfi/article/view/21490%0Ahttp://journal.uinsgd.ac.id/index.php/jaqfi/article/download/21490/7987.
Qasim Amin. Tahrir Al-Mar’ah. Kairo: al-Hai’ah al-Misyriyyah al-‘Ammah li al-Kitab, 1993.
Rahman, Fazlur. Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: The University of Chicago, 1982.
Rohmaniyah, Inayah. “Konstruksi Seksualitas Dan Relasi Kuasa Dalam Praktik Diskursif Pernikahan Dini.” Musãwa Jurnal Studi Gender Dan Islam 16, no. 1 (2018). https://doi.org/10.14421/musawa.2017.161.33-52.
Rosnawati, Emy. “Perlindungan Hukum Bagi Perempuan Korban Pelecehan Seksual Yang Dilakukan Di Ruang Publik.” Jurnal Mercatoria 15, no. 2 (2022). https://doi.org/10.31289/mercatoria.v15i2.7616.
Saeed, Abdullah. Al-Qur’an Abad 21: Tafsir Kontekstual, Terj. Ervan Nurtawab. Bandung; Mizan, 2014.
Saeed, Abdullah. The Qur’an: An Introduction. London: Routledge, 2008.
Saeed, Abdullah. “Trends in Contemporary Islam: A Preliminary Attempt at a Classification.” The Muslim World, 2007.
Saeed, Abdullah. Interpreting the Qur’an: Toward a Contemporary Approach. New York: Routledge Taylor & Francis Group, 2006.
Saeed, Abdullah, Fazlur Rahman: A Framework for Interpreting the Ethico-Legal Content of the Qur’an.” In Modern Muslim Intellectuals and the Qur’an, edited by Suha TajiFarouki. London: Oxford University Press, 2004.
Saeed, Abdullah. Progressive Interpretation and the Importance of the Socio-Historical Context of the Qur’an.” In Islam, Women and the New World Order, edited by Rachmad Hidayat. Yogyakarta: Center for Women’s Studies (PSW) UIN Sunan Kalijaga, 2005.
Shahab, Husein. Jilbab Menurut Al-Qur’an Dan As- Sunnah. Bandung: Mizan Media Utama, 1988.
Shihab, M. Quraish. Jilbab Pakaian Muslimah Pandangan Ulama Masa Lalu Dan Cendekiawan Kontemporer. Tangerang: Lentera Hati, 2018.
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan Dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati, 2002.
Syahrur, Muhammad. Nahwa Usul Jadidah Li Al-Fiqhi Al-Islami: Fiqh Al-Mar’ah, Al-Washiyyah, Al-Irts, Al-Qiwamah, at-Ta’addudiyyah, Al-Libas. Damaskus: Al-Ahali Li Ath-Thiba’aah Wa an-Nasyr Wa at-Tauzi’. Arab Saudi: Al-Ahli, 2000.
Syamsuddin, Sahiron. “Pendekatan Ma’na-Cum-Maghza: Paradigma, Prinsip, Dan Metode Penafsiran (Pidato Pengukuhan Guru Besar ).” Nun: Jurnal Studi Alquran Dan Tafsir Di Nusantara 8, no. 2 (2022). https://doi.org/10.32495/nun.v8i2.428.
Taufik, Egi Tanadi. “Two Faces of Veil in the Quran: Reinventing Makna Jilbab Dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsir Maqashidi Dan Hermeneutika Ma’na Cum Maghza.” Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama Dan Masyarakat 3, no. 2 (2020). https://doi.org/10.14421/panangkaran.2019.0302-05.
Zaman, Syahiduz. “Memerangi Cyberbullying: Kebijakan, Pendidikan Dan Tanggung Jawab Bersama.” Seputar Malang, 2023. https://seputarmalang.com/opini/memerangi-cyberbullying/1754/#:~:text=Selain itu%2C kampanye kesadaran dan pendidikan di,apresiasi terhadap pentingnya komunikasi etis secara daring.
Ziska Yanti. “Reinterpretasi Ayat Jilbab Dan Cadar: Studi Analisis Ma’na Cum Maghza Atas QS. Al-Ahzab Ayat 59 Dan QS. an-Nur Ayat 31.” Al-Munir: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 4, no. 1 (2022). https://doi.org/10.24239/al-munir.v4i01.124.
Zulfikar, Eko, and Abdul Mustaqim. “Argumentation of Gender Equality in the Interpretation of Jilbab Verse by Amina Wadud’s Perspective.” Qof 8, no. 2 (2024). https://doi.org/10.30762/qof.v8i2.2502.
Zulfikar, Eko, Aftonur Rosyad, and Nur Afiyah. “Women’s Aurat in the Qur’an Surah Al-Ahzab Verse 59: Discourse Relevance of the Veil in the Indonesian Context.” Jurnal Studi Al-Qur’an 18, no. 2 (2022). https://doi.org/10.21009/jsq.018.2.06.
DOI: http://dx.doi.org/10.35931/am.v5i1.5707
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Lili Kaina, Mawar Rahmadita, Muhammad Luthfi Hadi, Dimas Angger Prasetyo
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits
index by:
Publish by:
Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Amuntai
Contact us:
Address: Jl. Rakha Pakapuran, Amuntai Utara
Kabupaten : Hulu Sungai Utara
Kode Pos : 71471
Provinsi : Kalimantan Selatan
Telephone : 085251613000
Email: redaksialmuhith@gmail.com

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

